Selena menatap tajam pada suaminya. Gibran yang ditatap tajam oleh Selena mengerutkan keningnya. Apa masalahnya sekarang? Kenapa malah istrinya ini menatapnya dengan tatapan tajam dan tidak bersahabat sama sekali. “Ada apa?” tanya Gibran, lalu mendekati Selena. Selena melemparkan bantal. Gibran menghentikan langkahnya, tidak bisa mendekati istrinya lagi. Dia takut kalau istrinya ini akan semakin mengamuk. Ibu hamil memang sangat susah sekali ditebak apa maunya. Sebenarnya apa mau dari istrinya ini. “Kamu mau apa sayang?” tanya Gibran lembut. Harus bersikap lembut pada Selena, jangan ada nada tinggi sedikit saja. atau Selena akan segera menangis setelahnya. Dan Gibran tidak mau mendengar istrinya ini menangis. Demi apapun. Gibran hanya mau istrinya ini senang dan terlihat bahagia dan

