Selena dan Gibran masuk ke dalam rumah. Selena tersenyum manis pada orang tuanya, matanya menatap pada anaknya yang duduk dengan tenang sambil memainkan tablet yang ada di tangannya. Di sampingnya ada Liora yang memakan makanan dan sambil melihat pada Jaden. “Kita mandi dulu, Mas. Nggak baik kita habis dari pemakaman dan rumah sakit, malah langsung duduk di sini.” Ucap Selena. Gibran mengangguk, mengikuti langkah istrinya menuju kamar mereka. Gibran melihat Selena yang mandi lebih dulu. Gibran mengambil ponselnya, lalu melihat laporan anak buahnya mengenai Maya. Wanita itu masih hidup dan bekum amti juga. Padahal Gibran mendengar kabar kemarin, wanita itu yang alat kelaminnya sobek karena diperkosa dengan brutal oleh orang-orang di dalam ruangan Maya. Gibran membaca pesan yang dikiri

