Selena keluar dari dalam kamar. Selena menatap pada keluarganya yang menatapnya dengan senyuman manis mereka dan ada tersirat sesuatu hal dari tatapan mereka semua. Tapi apa? Selena juga tidak tahu. Selena duduk di samping putranya yang sudah memakan roti panggang. “Kamu mau Mama buatkan coklat hangat?” tanya Selena menatap pada putranya dengan senyuman manis. Jaden mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya mengangguk. “Ma! Adeknya sudah jadi?” tanya Jaden. Selena mendengar apa yang dikatakan oleh putranya terkejut. Lalu menatap pada keluarganya yang terkejut juga mendengar apa yang dikatakan oleh Jaden barusan pada mereka. Selena tidak tahu harus menjawab apa. Gibran yang mendengar pertanyaan Jaden tertawa kecil. Lalu mengacak rambut Jaden dan mencium puncak kepala Jaden dan Liora yan

