Saat ia berjalan melewati pintu utama rumah itu, Ella tidak merasakan kehangatan sebuah rumah. Ayahnya berada di kantor. Ia hanya menerima sapaan singkat “halo” sebelum ayahnya kembali sibuk. Ia akan mengurus urusan bisnis. Ella mulai mempertanyakan keyakinannya bahwa ayahnya adalah orang baik. Sikap dingin setelah setahun tidak bertemu… Dan sekarang ia akan memaksanya menikah dengan seorang pria yang nyaris tidak ia kenal, tanpa mengetahui bagaimana pria itu akan memperlakukannya. Ketika ia memasuki kamarnya, pikirannya langsung tertuju pada ranjang tempat ia kelak harus berbagi ruang dengan seorang pria yang ia takuti. Ia mengusir pikiran itu, mengunci pintu, dan mandi, bertekad untuk tidur karena semalam ia sama sekali tidak bisa tidur. Selesai mandi, ia mendengar ketukan di pintu da

