Hadiah dari Van Velsen

3740 Kata

Anaya mendengar kabar itu dengan wajah yang nyaris tidak berubah. Percobaan bunuh diri. Anelle. Kalimat itu datang begitu saja, lalu ditutup dengan satu tatapan tenang yang membuat Anaya paham bahwa ia tidak perlu ikut masuk ke dalam pusaran itu lagi. Dan kali ini, Anaya menurut. Bukan karena ia takut. Bukan karena ia tidak punya hati. Tapi karena untuk pertama kalinya, ia benar-benar mulai mengerti bahwa tidak semua luka harus disentuh lagi untuk bisa sembuh. Ada beberapa pintu yang memang harus dibiarkan tertutup, dan nama Anelle, untuk saat ini, adalah salah satunya. Maka pagi itu, setelah dari rumah sakit, Anaya memilih menghabiskan waktunya di rumah mertuanya. Tentu saja diantarkan oleh Gabriel sebelum pria itu bekerja. Rumah besar itu seperti biasa terasa hangat dengan caranya se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN