Sehari Bersama Istri

2799 Kata

Selain belanja pakaian, Gabriel ternyata belum selesai. Ia kembali berjalan dengan langkah pasti menyusuri koridor mall yang dipenuhi etalase kaca berkilau. Anaya yang masih sedikit limbung karena terlalu banyak kejutan hari itu hanya mengikuti dari belakang. “Mas, kita mau ke mana lagi?” tanyanya, setengah terengah karena harus mempercepat langkah. Gabriel tidak menoleh. “Kamu butuh perawatan kulit.” “Hah? Kulit aku kenapa?” Anaya refleks meraba pipinya sendiri. “Mulus tuh, cantik juga. Emang salah ya?” “Terpapar matahari, debu, air laut, entah apa lagi,” jawab Gabriel singkat. “Masuk.” Mereka berhenti di depan sebuah store make-up dan skincare mewah. Interiornya putih bersih dengan lampu hangat, aroma lembut floral memenuhi udara. Seorang staff langsung menyambut dengan senyum profe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN