Sebelum berangkat ke Alaska Arsya mendapatkan setumpuk wejangan dari Papa mertuanya. Meski sudah resmi menjadi suami Safira tetap saja Ihsan belum percaya penuh dengannya. Ya, begitulah Ihsan Dirgantara. Untung saja para menantunya memiliki kesabaran sepanjang rel kereta api. Rencana bulan madu selama satu bulan benar-benar dilakukan oleh Arsya. Mumpung kuliah Safira tengah libur dan pekerjaannya juga lumayan senggang. Targetnya sepulang dari Alaska sang istri langsung hamil. “Fira pergi dulu ya, Ma. Bakal kangen sama Mama,” ujar Safira saat memeluk Indira. “Mama juga akan merindukanmu, Nak. Nikmati liburanmu dan jangan lupa pesan Mama dan Papa.” Safira mengangguk dalam pelukan. Rasanya berat sekali harus berpisah dengan Mama angkat yang selama ini telah menyayanginya dengan tulus. Pad

