“Senyum terus dari tadi. Ngak capek?” “Aku bahagia sekali, Dek.” “Gimana nggak mau bahagia? Minta tambah berkali-kali,” cibir Safira. Arsya mengeratkan pelukannya pada sang istri sambil terbahak. Sesi penyatuan cinta keduanya terjadi berulang kali karena mantan perjaka original minta tambah beberapa kali. “Habisnya enak banget, Adek.” “Suka gak?” “Kalau aku tidak suka mana mungkin minta tambah, Adek.” “Syukurlah,” ucap Safira. “Semoga cepat jadi ya Arsya dan Safira junior.” “Amin. Aku penasaran wajah anak-anak kita nanti seperti apa, Mas. Pasti lucu seperti Baby Ucup.” “Mereka akan jadi teman.” “Pasti rumah Papa dan Mama bakal rame dengan teriakan-teriakan anak-anak. Ante Kalila yang akan pusing menjadi bahan rebutan.” Safira sudah membayangkan anak Titan dan anaknya akan berebu

