Acara makan malam ulang tahun Indira telah selesai. Makanan yang disediakan pihak restoran adalah hasil masakan dari Safira dibantu oleh Kalila. Keduanya meminta bantuan kakak iparnya untuk mendapatkan izin menggunakan dapur hotel. Dengan bantuan orang dalam Fira dan Lila akhirnya diperbolehkan memasak berbagai macam menu favorit keluarganya. “Enak sekali, Dek. Aku pengen nambah tapi sudah habis semua makanannya,” ucap Titan. “Hon, makanan punya Papa saja sudah kamu makan. Masak belum kenyang juga?” Ammar heran dengan nafsu makan sang istri yang melonjak drastis. “Anak kamu tuh, Boo. Bukan aku yang pengen makan,” elaknya. Selalu saja begitu tak pernah mau mengaku. Pasti mengumpankan calon anaknya yang tak tahu apa-apa. Kalila membelai lembut perut buncit kakaknya. Gadis kecil itu sela

