Pernikahan Arsya dan Safira akan dilangsungkan minggu depan. Semua persiapan sudah hampir selesai berkat kerja keras Indira dan Titania. Kini, calon pengantin harus menjalani pingitan. Keduanya tidak boleh bertemu namun masih diperbolehkan berkirim pesan. Safira tak perlu mengajukan cuti kuliah karena tengah libur semester selama satu setengah bulan. Rencananya setelah menikah Arsya akan langsung membawa sang istri terbang ke Alaska untuk melakukan bulan madu selama satu bulan. “Mau apa kamu ke sini?” “Safira tidak membalas pesanku. Apa dia baik-baik saja?” “Dia di rumah. Pastinya dalam keadaan baik.” “Kenapa tidak membalas pesanku?” Ihsan melihat jam yang ada di tangannya. Sudah pukul delapan malam. Biasanya Safira mendapatkan materi soal pernikahan dari Nenek dan Omanya. “Lagi si

