Pertemuan Pertama

1145 Kata

Tak mudah bagi Indira untuk membujuk dan memberi pengertian pada gadis kecilnya. Kalila selalu menangis saat sang mama menyebutkan nama pria yang dianggapnya sebagai penculik. Hingga berujung demam selama beberapa hari. Melihat kondisi putrinya yang terbaring lemah diatas ranjang Ihsan sempat berencana membatalkan pertemuan antara Kalila dan Gemma. Usaha Indira membuahkan hasil. Kemarin malam Kalila setuju bertemu dengan ayah kandungnya. Gadis kecil itu mengatakan jika ingin ditemani oleh Ihsan dan Fathir. Alasannya adalah dia takut diculik pria yang selalu muncul dalam mimpinya. “Sayang, kenapa diam saja?” “Lila bingung mau jawab apa, Kakek.” Kini Kalila berada salah satu mall dekat kantor Dirgantara. Sesuai permintaannya, dia ditemani oleh Ihsan dan Fathir. Juga beberapa anak buah Ih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN