Ihsan dan Indira memperpanjang acara bulan madu mereka. Harusnya dua minggu menjadi tiga minggu. Semua itu karena anak, menantu dan cucu menyusul ke labuan bajo. Kini namanya bukan bulan madu lagi namun liburan keluarga. Itulah yang dirasakan Ihsan setelah kedatangan geng riweuh Dirgantara. “Mama titip Baby Yusuf sebentar ya. Titan mau sepedaan sama Adek.” “Iya, Sayang. Jangan terlalu jauh mainnya!” “Siap, Ma.” Titan berlari keluar dari ruang keluarga setelah berpamitan dengan Mama nya. Ibu satu anak itu berasa menjadi gadis selama di labuan bajo. Suka jalan-jalan dan bermain di pantai bersama Safira dan Kalila. “Mau kemana, Kak?” Tanya Ihsan yang baru saja selesai olah raga. “Sepedaan, Pa.” “Anak kamu mana?” “Sama Oma nya.” “Jangan ganjen kalau ketemu bule!” “Asiap, Pa.” Ihsan

