Rencana Reza

2100 Kata

Jam makan siang lewat sedikit akhirnya Reza sudah bisa meninggalkan dapurnya, walau jam makan siang belum benar - benar berakhir. Ia sudah melepaskan baju chef dan apronnya, kembali mengenakan kemejanya lagi, wajahnya terlihat lebih rileks dibanding pagi tadi. "Saya duluan ya," pamit Reza. "Ya chef .." Reza memang sudah bilang tadi kalau dia akan pergi lebih cepat siang ini. Ia berjalan menuju mobil dengan langkah santai. Dengan kacamata hitam sebagai penghalau silaunya matahari siang ini, ia mulai menjalankan mobil meninggalkan resto menuju hotel tempat Maya menginap. Perjalanan ke hotel berlangsung tenang dan senyum tipis yang samar mengingat Maya yang menantinya. Tidak sampai sepuluh menit Reza sudah sampai di lobi hotel dan langsung menuju ke kamar Maya di lantai tiga. "Aku otew

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN