Bertemu Orangtua Nadira

3448 Kata

Pagi itu terasa berbeda bagi Bian. Suasana pagi yang biasanya hanya dimulai dengan secangkir kopi dan persiapan tugas terbang kali ini terasa lebih berat. Pikirannya penuh dengan perencanaan dan persiapan, seolah dunia sedang menunggu keputusan besar yang akan ia buat. Bian sudah memastikan semuanya, ia sudah mencukur wajahnya dengan rapi, mengenakan pakaian yang pantas, dan mengatur segala sesuatunya. Ia merasa siap, tapi di dalam hatinya, kegelisahan tetap ada. Hari itu, Bian akan pergi ke rumah orang tua Nadira. Tidak ada siapapun di rumahnya, hanya para asisten ru.ah tangga yang tetap menjalankan tugasnya. Papap Owka sedang tugas terbang, Mama Jani sedang menemani Nini dan Aki ke rumah sakit Royal bersama tante Jeje juga untuk check-up rutin, sementara adik-adiknya memiliki kegiatan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN