Sore ini suasana rumah Bian dan Nadira terasa santai. Sudah jam empat sore, Biaan baru saja pulang terbang satu jam yang lalu, Lulu sedang tidur siang. Nadira duduk di sofa panjang dengan satu kaki dilipat ke atas, tampak sedang memeriksa sesuatu di ponselnya. Bian baru saja keluar dari dapur membawa dua gelas jus alpukat yang dibuatnya sendiri. Ia tahu Nadira sangat suka jus alpukat dengan sedikit s**u kental manis dan gula aren atasnya. Ia berjalan santai menuju sofa. "Siapa yang nelpon, sayang?" tanya Bian sambil menyerahkan salah satu gelas kepada Nadira. "Makasih," kata Nadira sambil menerima gelas itu. Ia mengaduk jus alpukat dengan sedotan dan langsung menyedot jus alpukat itu melalui sedotan, lalu menelan dengan wajah puas. "Reza yang barusan nelpon," jawabnya. Bian duduk di

