Malam ini keluarga kecilku membuat acara camping di halaman belakang rumah. Permintaan Mas Aiman karena merasa bersalah tidak bisa mengajak kami liburan. Jadwalnya sangat padat hingga waktu untuk keluarga sangat terbatas. Aku tidak pernah protes maupun marah dengannya. Aku sadar jika dia bekerja keras untuk mencukupi kebutuhanku dan Zhafran. Meski aku memiliki pendapatan yang cukup besar setiap bulannya, aku tetap meminta nafkah dari suamiku. Bukan karena aku gila harta namun sudah menjadi kewajibannya. Lagipula, suamiku merasa dihargai jika aku tetap bergantung padanya. Api unggun mini, tenda besar dan juga panggangan sudah siap digunakan. Kami bertiga menyiapkannya dengan bergotong-royong. Anak bayi yang sudah tidak bayi lagi semangat sekali membantu Mami dan Daddy-nya. Selalu bertany

