“Mimi, aku takut kalau ketahuan sama Mas Aiman. Duh, mana dia sekarang nyuruh anak buahnya buat jagain aku dari jarak jauh lagi. Bisa jadi mereka ada di sekitar kita saat ini.” “Enggak akan ketahuan. Aku sudah menyiapkan semuanya dengan baik. Para Suami tidak akan tahu kalau kita sedang menunggu Hot Duda.” Baiklah, kali ini aku percaya dengan rencana yang dibuat oleh Mimi. Ngidamku hanya satu tapi suamiku tak mau mewujudkannya. Justru ngomel-ngomel mengatakan jika aku sengaja memanfaatkan dedek bayi agar bisa ganjen pada Papa Fazza. Sungguh fitnah yang sangat kejam! Aku ngambek dengannya. Sudah dua hari tidak mau tidur dengan suami tampanku. Setiap malam dia tidur diatas sofa. Siang ini aku meminta ijin pada Mas Aiman pergi ke perpustakaan. Berkata ingin menemani Mimi mencari buku untu

