Mas Aiman dan Zhafran selalu terharu setiap bertemu dengan calon kesayangan mereka. Kedua mata berkaca-kaca dan saling memeluk ketika melihat layar monitor. “Ini Dedek bayinya Mas Zhafran,” ucap Mama. Zhafran mengangguk, mengusap air matanya yang sudah mengalir dikedua pipi chubby nya. Kepalanya bersandar pada d**a Daddy-nya, sementara ditangannya memegang lolipop pemberian Dokter Asnawi, Dokter Gigi. Sebelum memeriksakan kandungan, aku mampir ke ruang praktek Dokter Asnawi untuk memeriksakan gigi Zhafran, akhir-akhir ini dia sering makan es krim juga coklat, aku khawatir jika giginya berlubang. “Bagaimana keadaan Dedek bayi, Ma?” Tanya Mas Aiman. “Alhamdulillah, semuanya baik. Manda bisa menjalani persalinan normal seperti saat persalinannya yang pertama.” Suster membantu membersihk

