Ektra Part 5

1257 Kata

"Mam, makan buah dulu ya," ujar Mas Aiman, membawa mangkuk berisi potongan buah kiwi dan pir. Aku memejamkan mata ketika kepalaku terasa pusing. Tubuhku lemas tak bertenaga setelah memuntahkan isi perutku. "Sebentar, Dad," jawabku. Buru-buru Mas Aiman mengoleskan minyak kayu putih pada pelipis ku, memijatnya pelan agar pusing ku berkurang. "Maaf ya, Mam. Semalam aku menginap di rumah Mama Jamila." "Bukan salah kamu, Dad. Aku sendiri yang memintamu agar menginap di Tawangmangu. Cuaca sedang buruk dan sering terjadi banjir di daerah sana, aku khawatir kalau memaksa pulang terjadi hal buruk padamu, apalagi kamu menyetir sendiri dalam keadaan lelah." Mas Aiman mencium keningku lama, setelah itu membantuku duduk bersandar pada kepala ranjang. Rasa mual yang kurasakan sejak semalam tak kunju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN