Penuh Syukur

1034 Kata

Satu minggu telah berlalu sejak malam penuh ketegangan itu. Para pelaku kejahatan telah resmi ditahan dan dalam waktu dekat akan menjalani proses hukum. Tidak ada lagi ancaman. Tidak ada lagi ketakutan yang membayang di balik pintu atau suara mobil asing di tengah malam. Pagi ini, Jiva sudah berangkat ke kantor untuk membereskan sisa urusan hukum dan beberapa klien yang sempat tertunda akibat masalah pribadi yang sempat menimpanya. Sedangkan Pak Sultan dan Bu Cantika sudah berpamitan sejak subuh. Mereka harus kembali ke Australia untuk mengurus bisnis keluarga yang sempat mereka tinggalkan selama berminggu-minggu demi membantu menyelamatkan rumah tangga putra mereka. Salwa sedang duduk bersila di atas karpet lembut di kamar si kembar. Kedua bocah itu tertidur pulas setelah sesi bermain y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN