52~SN

1218 Kata

“Tante masih sakit hati sama papa?” tanya Mila ketika Kirana baru mendudukkan tubuh di tepi ranjang. Malam itu, Mila minta izin menginap di tempat Kirana dan ia memilih tidur bersama wanita itu daripada bersama Nila. “Tante nggak benci sama papamu.” Kirana membentangkan selimut, lalu membalut tubuh Mila lebih dulu. “Dulu mungkin iya. Tapi, makin ke sini rasanya makin capek, kalau Tante harus terus-terusan nyimpan rasa benci.” “Terus, gimana perasaan Tante sama papa?” tanya Mila kembali mengintrogasi. Hanya diselimuti saja, hati Mila sudah senang tidak terkira. Nila benar-benar beruntung karena memiliki seorang ibu yang perhatian seperti Kirana. Kirana tersenyum sembari membaringkan tubuh. “Ini sudah malam, ayo tidur.” “Tante pasti bisa ngerasa kalau papa itu sayang banget sama Tante,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN