182 - Selamat Tidur, Istriku 🔥

1917 Kata

Jam di dinding menunjukkan pukul sebelas malam lebih lima belas menit. Apartemen sudah sunyi senyap. Ibu Marine sudah masuk ke kamarnya sejak tiga jam yang lalu, lelah setelah seharian menemani teman-teman ku. Sean dan Vera sudah pulang sore tadi dengan wajah yang jauh lebih cerah daripada saat mereka datang. Aku duduk di sofa ruang tengah, ditemani cahaya lampu temaram dan tayangan berita malam yang volumenya kucilkan. Berkali-kali aku melirik ke arah pintu masuk, berharap mendengar bunyi bip kunci digital yang khas. Namun pintu itu tetap diam membisu. Biasanya Kalandra akan menelepon atau setidaknya mengirim pesan singkat jika dia akan pulang terlambat. Tapi hari ini ponselku sepi. Pesan terakhir darinya hanya jam dua siang tadi, mengingatkanku untuk minum obat. Kecemasan mulai mera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN