245 - Author Pov : Baby El

2150 Kata

Di atas tempat tidur yang sudah diatur posisi sandarannya, Alea duduk bersandar dengan tumpukan bantal empuk. Di pelukannya, terbungkus kain bedung biru lembut, sesosok makhluk mungil yang masih merah tampak bergerak-gerak kecil. Kalandra duduk di kursi tepat di samping ranjang, matanya tidak sedetik pun lepas dari wajah istri dan anaknya. Ia masih sesekali menyeka sisa air mata di sudut matanya, merasa takjub sekaligus haru melihat pemandangan di depannya. Ibu Marine berdiri di sisi lain, membantu memosisikan lengan Alea agar lebih nyaman menyangga tubuh mungil si bayi. "Coba pelan-pelan, Sayang. Tempelkan mulutnya ke sini," bisik Ibu Marine dengan suara sangat lembut. Alea meringis kecil. Wajahnya yang masih pucat tampak menegang saat bibir mungil bayi itu mulai mencari-cari sum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN