144 - Lipstik Milik Siapa?

1527 Kata

"Ibu Marine akan mengajukan sidang ulang atas kasus kematian ayah," ucap Kalandra tiba-tiba. Suaranya datar, namun ada nada dingin yang menyayat di sana. Aku tersentak, rasa kantuk dan penasaran soal Silva seketika menguap. Kasus kematian ayah kandung Kalandra adalah luka lama yang sangat sensitif. "Bagaimana dan kapan, Mas? Bukankah kasus itu sudah sangat lama ditutup?" Kalandra terdiam cukup lama. Matanya menatap lurus ke jalanan seolah sedang menembus masa lalu yang pahit. "Sebenarnya ... aku tahu apa yang terjadi. Dan aku tahu persis siapa dalang di balik kematian ayahku." Jantungku berdegup kencang. "Kalau Mas tahu, kenapa Mas diam saja? Kenapa membiarkan Ibu bergerak sendiri?" "Karena aku tidak mau jika ini dibawa ke ranah hukum, Alea," sahutnya pelan namun tegas. "Hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN