Sesampainya di rumah, suasana sudah sangat ramai. Beberapa pelayan hilir mudik membawa tumpukan kotak suvenir yang rapi. Di ruang makan, Ibu Marine sedang duduk dikelilingi oleh beberapa staf katering. Berbagai contoh hidangan penutup tertata di atas meja panjang, mulai dari puding buah hingga kue-kue tradisional yang dikemas modern. "Alea, sayang! Kebetulan sekali kamu sudah pulang," seru Ibu Marine dengan wajah cerah. Beliau melambaikan tangan, memintaku mendekat. "Sini, coba cicipi mousse mangga ini." Akupun mendekat. "Ibu ingin memastikan rasanya pas, tidak terlalu manis agar tamu-tamu kita tetap nyaman." Aku meletakkan tas di kursi dan mencoba tersenyum. Aku mencicipi sesendok puding yang disodorkan Ibu Marine. Rasanya segar dan lumer di lidah. "Bagaimana? Enak?" tanya Ibu

