"Dek, siapa yang bikin kamu kayak gini? Kasih tau kakak." Arya, kakak kandung Diandra begitu menyayangi adik satu-satunya itu. Dia juga tidak tahu apa yang menyebabkan Diandra sampai stress begitu. Mata Diandra bengkak, rambutnya acak-acakan seperti orang gila. "Ini semua karena pak Jeje, Kak. Dia udah bikin Diandra sakit hati, dia udah matahin hati Dian!!" Lagi-lagi Diandra berteriak histeris. Mendengar nama Jeje, Arya yang tidak lain adalah pemilik kampus dimana Jeje mengajar, sekaligus kampus dimana adiknya kuliah itu langsung terkejut. "Jadi ini karena Jeremy? Dosen kamu itu? Memangnya dia kenapa?" Arya tidak mengerti, kenapa adiknya sampai sakit hati. "Dian, coba kamu kasih tahu lebih jelas sama kakakmu, Sayang." Mama Diandra membelai pipi anaknya yang basah karena air mata.

