Bab 146: Menjadi Saksi

1102 Kata

“Sebelah sini, Pak,” dua orang berpakaian hitam mengarahkan Andre untuk menghindari wartawan. Maura mengikuti suaminya yang menggenggam erat tangnnya. Reynold muncul tak lama kemudian bersama seseorang mengikuti adik iparnya itu. Langkahnya cepat agar bisa menyamai langkah Andre. “Ndre,” panggilnya. “Eh, Bang. Makasih ya udah datang.” Rey mengangguk. Maura sedikit lega ada kakak ipar suaminya yang merupakan pengacara ternama. Rey sudah banyak memenangkan kasus-kasus besar melalui firma hukum keluarganya. “Kak Daffa,” Maura sedikit tegang melihat Daffa duduk sendiri. Ia memeluk erat kakaknya itu. “Papa mana?” “Di dalem. Duduk sini,” Daffa mengajak Maura untuk duduk. “Tunggu di sini,” ucap Rey. Dengan segala koneksinya, ia masuk ke sebuah ruangan untuk mencari informasi. “Dari tadi?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN