Bab 147: Ke Rumah Kakek

1172 Kata

“Gak apa-apa kan, aku tinggal Ayra sebentar?” tanya Maura sambil memasangkan dasi suaminya. “Gak apa-apa. Kamu siapkan saja ASI-nya. Sudah kontak rumah sakitnya?” “Sudah. Dokter pribadi Papa yang urus. Aku udah minta Kak Daffa urus.” “Sama Daffa juga kan ke rumah sakitnya?” “Iya.” “Kamu gak minta Daffa balik aja kerja di sini?” “Gak enak. Kayaknya Kak Daffa lebih nyaman hidup di sana.” Andre mengangguk. “Dia terbiasa hidup di negara maju yang lebih teratur semuanya.” “Kadang aku kasihan sama Papa. Nicholas juga sibuk sendiri dan lebih sering di apartemen.” “Kamu mau kita tinggal sementara sama Papa?” Maura menatap Andre. “Boleh?” Andre balas menatap kemudian tertawa. “Memang aku seotoriter itu sampai gak bolehin kamu mau tinggal sementara sama Papamu?” “Barangkali kamu gak kera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN