S2: LIBURAN BERSAMA

2875 Kata

“Papa, itu air!” seru Ranier dari kursi belakang, suaranya nyaris melengking saking antusias. Gyan menoleh, mengikuti arah pandang Ranier. Ia lalu mengangguk. “Betul, itu air.” “Laut!” ujar Ranier lagi. “Bukan. Itu bukan laut,” balas Gyan. “Apa?” “Sungai,” jawab Gyan. “Bukan laut, Papa?” sambung Léon. Gyan mengangguk. “Bukan. Itu sungai yang melebar. Kelihatannya seperti danau kecil. Airnya tenang, dikelilingi hutan. Kalau laut lebih besar, ada ombak, dan aromanya beda.” Léon mengangguk, matanya membola menatap aliran biru. “Sungai yang di buku cerita?” “Mirip,” jawab Gyan. “Ini yang asli.” Dua MPV keluarga melaju beriringan meninggalkan pusat Helsinki. Mobil yang dikendarai Bruno membawa Gyan, Belle, Léon, Ranier, Rosé, dan Giselle. Sementara kendaraan satunya diisi Livio, Edith

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN