Meredakan Amarah Abimana 🔥🔞

1752 Kata

Tiara menelan ludah melihat rahang Abimana yang masih mengeras seperti baja. Ia tahu betul, jika kemarahan ini sampai ke rumah, seisi kediaman Narendra akan mencekam. Pelayan akan gemetar dan ketenangan anak-anak mereka pasti terusik. "Mas, tenanglah. Kita hampir sampai," bisik Tiara sambil mencoba mengusap lengan suaminya. Abimana tak menyahut. Ia justru menepikan mobil dengan kasar, menyuruh sopir pribadinya turun di pinggir jalan tanpa kompromi. "Pulang dengan taksi. Tinggalkan kuncinya," perintah Abimana dingin. Begitu supir itu pergi, Abimana berpindah ke kursi kemudi. Ia menginjak pedal gas hingga raungan mesin V12 terdengar seperti geraman buas. Mobil melesat secepat kilat, membelah jalanan sepi yang membuat jantung Tiara seolah melompat ke tenggorokan. "Mas Abi, pelankan mobiln

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN