Kecemburuan Sang Mafia 🔥

1901 Kata

Iring-iringan mobil hitam mewah milik Narendra Tama Grup membelah aspal kota, menuju jantung kemewahan di Grand Ballroom pusat kota. Di dalam kabin Rolls-Royce yang senyap dan kedap suara, Tiara terus meremas tas kecilnya. Jemarinya sesekali membuka ponsel, memastikan koneksi CCTV kamar bayi di rumah tetap stabil, seolah ketenangan bayinya adalah nyawanya. Abimana yang duduk di sampingnya menangkap kegelisahan itu. Tanpa kata, ia meraih tangan Tiara, menggenggamnya erat, dan menautkan jemari mereka dengan d******i yang menenangkan. "Fokuslah padaku malam ini, Tiara. Anak-anak aman dalam penjagaan terbaik," ucap Abimana berat. Tiara menarik napas dalam, membetulkan letak gaun emerald green yang memeluk lekuk tubuhnya dengan berani. "Aku hanya belum terbiasa, Mas. Rasanya aneh tidak mende

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN