Tiara tahu persis titik lemah suaminya. Jika Abimana ingin bermain "perang dingin" dengan mengurung diri di ruang kerja, maka Tiara akan menggunakan senjata yang paling mematikan dalam gudang senjatanya, godaan yang dibalut dengan kepolosan yang dibuat-buat. Sekitar satu jam kemudian, Abimana akhirnya keluar dari ruang kerja. Ia bermaksud mengambil berkas di kamar utama, wajahnya masih disetel dalam mode datar dan dingin, seolah-olah ia benar-benar tidak peduli pada godaan apa pun. Namun, saat ia membuka pintu kamar, langkahnya seketika terhenti. Tiara sedang berdiri di depan lemari pakaian walk-in closet yang pintunya terbuka lebar. Dan dia... benar-benar tidak mengenakan sehelai benang pun. Tubuh sintal yang semalam ia klaim habis-habisan itu kini terekspos sempurna di bawah cahaya la

