Keesokan paginya, suasana tenang di vila Abimana di Fiji digantikan oleh energi heboh dari seorang ibu yang baru. Tiara telah memasuki bulan keempat kehamilannya, memasuki trimester kedua, periode yang sangat dinantikan untuk pemeriksaan USG rutin. Di balik kebahagiaannya, Tiara adalah wanita yang dipenuhi antisipasi dan kegelisahan. Dia bangun lebih awal, memaksa Abimana untuk memesan sarapan di kamar lebih cepat, dan mondar-mandir di ruang tamu vila yang luas. Ia tidak sabar menantikan kedatangan dokter. “Mas, apakah dokternya sudah di jet pribadi? Apakah cuaca di San Francisco baik-baik saja? Kenapa lama sekali?” Tiara bertanya untuk kesekian kalinya, mengenakan gaun sutra longgar berwarna hijau mint yang memancarkan aura segar. Perutnya yang mulai membuncit membuatnya harus memilih

