Satu bulan telah berlalu. Rutinitas mereka di Fiji kini semakin mapan. Tiara sudah memasuki trimester kedua kehamilannya. Perutnya mulai membuncit dengan manis, dan dia merasa jauh lebih energik. Hasrat liarnya tidak mereda, tetapi kini Tiara belajar menyeimbangkan antara tuntutan seksualnya yang binal dan kepolosannya yang menggemaskan, semua di bawah kendali Abimana. Siang itu, udara di vila terasa damai. Abimana sedang berada di ruang kerjanya, tapi tidak seperti bulan lalu, dia tidak sendirian. Tiara, yang sedang mengalami fase "senang berdekatan", memilih untuk tidur siang di sofa kulit panjang yang terletak tepat di belakang kursi kerja Abimana. Abimana bekerja sambil sesekali melirik Tiara. Pemandangan istrinya yang tertidur pulas, dengan cahaya matahari lembut memandikan kulitnya

