Tiara baru saja tertidur pulas di kamar utama penthouse, sementara Abimana segera menuju ruang tamu yang berteknologi tinggi. Di sana Prof. Lee, seorang dokter genetika dan spesialis reproduksi terkenal dari Singapura, sudah menunggunya dengan ekspresi tenang namun profesional. Mark, sang koordinator logistik dan keamanan, berdiri di sudut ruangan, menjaga jarak. Suasana langsung berubah tegang, namun bukan karena ancaman, melainkan karena kedalaman isu yang dihadapi. Tidak ada basa-basi. Abimana duduk di sofa berhadapan dengan Prof. Lee, matanya tajam dan fokus. "Saya sudah melihat semua data yang Anda kirimkan, Tuan Tama," kata Prof. Lee sambil membuka tabletnya. "Kondisi Nyonya Tiara memang kompleks. Diagnosis hidrosalping kronis akibat trauma benturan di usia muda sangat jelas. Lapis

