Bab 16. Sama-sama licik

1870 Kata

Jourell duduk di kursi kebesarannya dengan kedua tangan yang terjalin satu sama lain, senyumnya terlihat sangat cerah seperti matahari di luar sana. Sampai di kantor ia bukan langsung bekerja, justru memandang ke arah laptop yang sedang menunjukkan CCTV di salah satu ruangan karyawannya. Dan senyum itu semakin lebar ketika melihat perubahan ekspresi dari Letizia. Sekelebat bayangan semalam hadir, tatapan mata yang sayu serta rintihan sakit yang begitu merdu. Jourell akan selalu ingat akan malam indah ini. Namun, jika teringat wajah frustrasi Letizia karena tidak bisa membuktikan kecurigaannya, ia justru ingin sekali tertawa. Flashback Jourell bersandar pada pintu lift yang kini bergerak naik perlahan, hanya diam sembari menenangkan diri sebelum bertemu dengan para direksi. Namun keten

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN