Bab 57. Sepotong teka-teki

1771 Kata

Wilder melangkah keluar dari teras samping menuju lobi utama, tempat mobilnya terparkir dengan angkuh. Namun, langkahnya terhenti saat melihat sosok wanita paruh baya dengan aura keibuan yang elegan sedang menyiram tanaman anggrek di koridor lobi. "Wilder? Kau sudah mau pulang, Sayang?" Serena menoleh, senyum tulus mengembang di wajahnya. Wilder melepaskan kacamata hitamnya, memberikan sedikit anggukan hormat yang tulus. "Sudah, Tante Serena. Aku hanya mampir sebentar untuk memastikan semuanya baik-baik saja." Serena mendekat, mengusap lengan Wilder dengan lembut. "Terima kasih sudah menjaga Jourell semalam. Tante tahu kau yang membantunya pulang," ujar Serena tak kalah tulusnya, meski Wilder bersikap angkuh terkadang tetapi pria itu punya cara lain untuk menunjukkan kepeduliannya. "Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN