Letizia duduk bersimpuh di lantai karpet yang tebal, bersandar pada kaki tempat tidur. Laptopnya menyala di atas meja kecil. Lampu indikator flashdisk perak itu berkedip merah secara ritmis, seolah mengejek detak jantung Letizia yang tak beraturan. Tangan Letizia gemetar ketika memasukan kode untuk membuka folder di dalamnya. Lirik lagu pengantar tidurnya yang diucapkan sesuai pesan sang ayah sebelum meninggal. Perlahan folder itu terbuka, menunjukkan beberapa foto dan juga video yang berhasil ayahnya dapatkan setelah pekerjaan menakutkan selama bertahun-tahun lamanya. Satu-satunya hasil yang sudah sangat lama ingin ayahnya banggakan karena kasus ini akan membawanya naik jabatan, begitulah yang pernah ayahnya jelaskan. “Tidak ada pekerjaan yang tidak berisiko, sindikat ini sudah memanip

