143~DS

1629 Kata

“Wah! Senang rasanya bisa melihat keluarga bahagia berkumpul seperti ini,” sapa Pras sudah berdiri di belakang kursi yang diduduki Astro. Bocah itu berbalik sebentar untuk melihat Pras, lalu kembali ke posisinya semula. “Pras?” Aster spontan berdiri. Tersenyum ramah sambil mengulurkan tangan. “Apa kabar? Lama nggak ketemu.” “Baik.” Pras menyalami Aster dengan singkat. Kemudian, ia mengangguk sopan pada kedua orang tua Bintang sambil menyalami mereka satu per satu. Namun, tidak dengan Bintang. Pras hanya menatap pria itu dan tersenyum tipis. “Sendiri, Pras?” tanya Wira sudah mengenal Pras sejak lama. “Atau, ada janji dengan orang?” “Berdua.” Pras mengangkat tas hitam yang bertuliskan merek ponsel ternama. “Beli hape.” Wira sempat ke sekitar Pras. Namun, ia tidak menemukan siapa pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN