Sinar baru menarik pagarnya dari luar, ketika sedan hitam yang mengantarnya pagi tadi berhenti di depan rumahnya. Melihat pria berjas yang berada di balik kemudi, Sinar lantas berdecak. Segera mengunci pagar dan menunggu pria itu keluar dari mobil. “Ke mana mobilku?” tanya Sinar membuka kaca helmnya. “Kok nggak diantar-antar?” “Mau ke mana?” Pras berdiri di samping motor Sinar dan menatap rumah yang pintunya tertutup rapat. Tidak menjawab pertanyaan wanita itu. “Mau beli popok di depan sana!” jawab Sinar mengerucutkan bibir, sambil menunjuk gerbang di depan gangnya. “Harusnya aku jalan sama anak-anak ke supermarket. Tapi nggak bisa karena mobilku nggak dibalik-balikin.” Pras mengulurkan kunci mobil yang sejak tadi ia pegang. “Kamu pake mobil itu sekarang. Satu jam lagi aku dijemput Ark

