136~DS

1425 Kata

“Ngapain ke sini?” Pras berdiri di tempat setelah membuka pintu unitnya. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 11 malam, tetapi Bima tahu-tahu muncul di hadapannya. “Gue mau tidur di sini,” ujar Bima merangsek masuk tanpa permisi. Melewati Pras dengan cepat, lalu menghempas tubuh di sofa panjang. “Lo nggak bawa cewek, kan?” “Nggak.” Pras menutup pintu. Berjalan santai menuju kamarnya tanpa melirik Bima dan enggan bertanya apa pun. “Mas!” panggil Bima sambil menyatukan kedua telapak tangan di belakang kepala sebagai bantal. “Gimana kalau gue nikah sama Je?” “Dia nggak bakal mau sama kamu.” Tanpa menoleh, Pras terus berjalan meninggalkan Bima. Bima berdecak, karena Pras sama sekali tidak terpancing. Untuk itu, ia bangkit dan menyusul Pras. “Lo mau nikahin Je?” Bima mempercepat lang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN