Akhirnya ... pulang. Tiba di bandara, Baja langsung mengaktifkan data seluler. Mengirim pesan kepada istri di rumah. Baja: [Mas sudah sampai bandara, mau pulang. Ini di Jakarta.] Langkah Baja tegas mencari pak sopir, perjalanan Singapur ke kotanya ini tidak memakan waktu lama, tetapi Baja pulang malam karena satu dan lain hal. Ketemu, Baja masuk mobil. Berpaspasan dengan balasan dari Aylin. Aylin: [Oke, Mas. Hati-hati di jalan.] Baja mengulas senyum. Dulu saat mencintai Syila, perasaan Baja tidak semembuncah sekarang. Mungkin karena dulu cintanya timpang, besar di Baja, tetapi miris di pihak wanita. Memang Syila tidak begitu mencintainya, Baja tahu. Syila menerima Baja karena merasa dirinya yang terbaik dari semua laki-laki yang datang. Cinta yang Baja miliki untuk Syila walau san

