77 | Anak Kita

1728 Kata

Baja membuka kotak bekal, di sini serasa ada stempel cintanya, meski mungkin Aylin belum naksir sepenuhnya. Namun, senyum Baja tetap terukir manis. Baja teguk dulu air minumnya, padahal air mineral biasa, tetapi kali ini terasa sangat premium. Apa karena Aylin yang siapkan secara spesial untuknya? Baja lalu menyendok irisan tumis daging, dilahap dan Baja rasa-rasa. Perlahan. Baja auto senyum. Enak. Meski masakan ini dibuat dengan panduan 80% dari si mbok, sedangkan Aylin masak cuma 20%-nya, tetapi lantas kenapa? Baja tetap senang, kok. Senang sekali malah. Serasa 100% tanpa diskon buatan istrinya. Baja ganti suapan, dia menyendok telur dadar. Saat itu rasanya asin, tetapi tetap Baja lahap—menghargai Aylin. Wah ... yang ini enak. Ya, rasa telur diberi taburan garam yang pas, sih. Ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN