Sudah tiga hari sejak Jafran kembali ke sisi Zumena di Sanders Mansion, memenuhi peran sebagai benteng pertahanan yang sangat ia butuhkan untuk mengusir bayangan Nicholas yang menghantuinya. Namun, kepulangan Jafran hanya membawa ketenangan fisik, bukan ketenangan batin yang mutlak. Jafran bersikap sangat lembut, terlalu hati-hati, seolah Zumena adalah porselen rapuh yang akan pecah jika disentuh dengan hasrat. Sentuhan mereka di tempat tidur hanya sebatas pelukan protektif yang dingin, dipenuhi janji-janji lisan bahwa Nicholas sudah tiada. Zumena merasa bersyukur atas perlindungan itu, tetapi ia tidak merasa utuh. Nicholas telah mencuri agensinya, merusak citra dirinya sebagai wanita yang diinginkan dan kuat. Kelembutan Jafran yang berlebihan, meskipun didorong oleh cinta dan rasa bersa

