Perjalanan dari gemerlap mode Paris ke puncak Alpen Swiss terasa seperti transisi dari dunia luar yang menuntut ke kedalaman jiwa yang sunyi. Jafran telah memilih sebuah chalet terpencil di St. Moritz, sebuah benteng yang terbuat dari kayu pinus tua dan kaca tebal, terletak di antara lereng salju abadi. Ini bukan kemewahan yang mencolok seperti hotel butik di Roma atau palace hotel di Paris; ini adalah kemewahan yang ditawarkan oleh isolasi total, di mana suara tertinggi yang terdengar hanyalah desau angin yang mengelus puncak pohon cemara. Mereka tiba saat senja, helikopter mereka mendarat di landasan pribadi yang dipanaskan. Udara dingin Swiss yang tajam menyambut Zumena, tetapi Jafran telah membungkusnya dengan mantel shearling terbaik yang pernah ia sentuh, memastikan setiap inci tu

