Pernikahan Jafran dan Zumena di bawah matahari terbit Puncak adalah penutup yang sempurna bagi babak kekacauan. Itu adalah sumpah suci yang dibangun di atas kejujuran dan kerentanan, bukan di atas kontrak atau kendali. Namun, bagi Jafran, sumpah itu hanyalah awal. Realitas kehamilan Zumena, sebuah realitas yang disembunyikan dalam benteng pinus mereka di Puncak, memicu metamorfosis yang lebih dalam dan lebih menggetarkan daripada semua revolusi bisnis yang pernah ia pimpin. Jafran, sang Maestro Kontrol, kini menghadapi variabel tunggal yang tidak bisa dihitung, diprediksi, atau dikendalikan: sebuah kehidupan baru. Malam pertama setelah pernikahan mereka, Jafran tidak bisa tidur. Dia meninggalkan kamar tidur utama yang tenang—kini mereka tidak lagi terpisahkan—dan pergi ke perpustakaan

