Persiapan untuk sesi foto keluarga pertama di benteng Abimana adalah tugas logistik yang dikerjakan dengan presisi tinggi, seperti peluncuran satelit. Jafran mengendalikan detail-detailnya: pencahayaan yang sempurna, latar belakang yang minimalis, dan yang terpenting, jadwal yang disinkronkan dengan jam tidur siang pewaris Abimana. Ia telah memanggil fotografer pribadi terbaik di dunia, yang secara eksklusif hanya memotret keluarga kerajaan dan kepala negara, kini berlutut di lantai marmer Abimana, menunggu isyarat dari Maestro. Zumena melihat dirinya di cermin. Ia mengenakan gaun sutra berwarna crème yang sederhana namun elegan. Ia melihat Zumena yang baru: pipinya lebih penuh, matanya lebih lembut, dan garis-garis kelelahan di sudut matanya adalah medali kehormatan yang ia peroleh dar

