(++) Rayuan di Kantor.

1399 Kata

​Keheningan yang tersisa setelah rapat dewan Abimana terasa tebal, memabukkan, dan penuh janji. Para eksekutif telah meninggalkan ruangan, membawa serta strategi Zumena yang brilian, meninggalkan Jafran dan Zumena sendirian di kantor pribadi Jafran. Kantor itu adalah perwujudan kekuasaan: marmer gelap, kaca setinggi langit-langit, dan pemandangan kota yang terhampar di bawah mereka. Namun, yang terpenting, kantor itu memiliki sofa kulit custom-made yang kini menjadi satu-satunya fokus perhatian Jafran. ​Zumena sedang mengemas catatannya, ekspresinya masih serius, memproses logistik blockchain dan 'Bom Dampak' yang baru saja ia lepaskan. Ia terlihat sangat profesional, sangat cerdas, dan sangat dominan—semua sifat yang membuat Jafran menjadi gila. ​Jafran bersandar di meja kerjanya yang b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN