Dunia telah berubah secara fundamental, seolah-olah seluruh semesta telah menyesuaikan diri untuk menghormati kedamaian yang akhirnya ditemukan Zumena. Jika dahulu namanya selalu dikaitkan dengan skandal, ambisi gelap, dan intrik kekuasaan Sanders yang beracun, kini Zumena Abimana, dengan perutnya yang membulat indah memasuki trimester kedua, telah menjadi muse bagi media dan masyarakat luas. Perubahan persepsi ini terasa begitu mendalam, seperti pergantian musim dari badai musim dingin yang menghancurkan menjadi musim semi yang tenang, subur, dan penuh harapan. Ia bukan lagi Zumena si korban; ia adalah Zumena, arsitek dari kehidupannya sendiri, dilindungi oleh cinta yang tak terkalahkan. Pasangan Jafran dan Zumena Abimana secara kolektif memilih untuk memprioritaskan privasi mereka, meng

