Ara sudah mengatakan semua yang terjadi antara dia dan Sarah sehingga dirinya memilih kabur dari rumah Abimana. Hugo yang mendengarkan pun hanya bisa menghela nafas dalam-dalam. “Hanya aja kenapa kamu harus datang ke sini?” ujarnya. “Memangnya kenapa? Bukannya kita juga mau tinggal ke sini!” kata Ara dengan wajah cemberut. Hugo hanya mengangguk-angguk saja, malas jika harus berdebat lebih jauh dengan Ara. Tapi dengan begitu juga, mereka pun akhirnya terkesan ‘terpaksa’ pindah ke sini oleh karena situasi hubungan Ara dan Sarah yang semakin tegang. “Tapi, Mas,” ucap Ara lagi. “Likha sekarang lagi hamil, sudah pasti kakek sama Uncle akan lebih menyayangi dia,” katanya. “Iya, terus kenapa? Wajar saja ‘kan? Itu juga anak pertama bagi Uncle, sudah pasti dia akan menyambut gembira kabar ke

